Football

FIFA Buka Proses Disipliner terhadap Timnas Argentina Usai Final Piala Dunia 2026

Devi Sry Atmaja 02 Agustus 2026 2 penayangan

New York — FIFA resmi membuka proses disipliner terhadap Timnas Argentina usai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium). Badan sepak bola dunia itu menyelidiki dugaan pelanggaran yang melibatkan sejumlah pemain, staf pelatih, hingga Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).

Argentina diperiksa terkait dugaan bentrokan pascalaga serta sejumlah pelanggaran disiplin lain sepanjang turnamen. FIFA masih melakukan investigasi untuk menentukan sanksi yang tepat.

Setelah peluit panjang berbunyi dan Spanyol unggul 1-0, terjadi insiden di lapangan. Sejumlah pemain dan staf Argentina terlibat dalam keributan dengan pemain Spanyol saat perayaan kemenangan berlangsung.

Berdasarkan rekomendasi jaksa disipliner dan etika yang ditunjuk FIFA, proses disipliner dibuka terhadap beberapa individu. Pemain Argentina Nahuel Molina menghadapi dua tuduhan penyerangan (assault) dan satu tuduhan perilaku tidak sportif. Leandro Paredes menghadapi tiga tuduhan penyerangan. Asisten pelatih Roberto Ayala juga menghadapi satu tuduhan penyerangan.

Selain itu, proses serupa dibuka terhadap Thiago Almada (Argentina) dan pemain Spanyol Pablo Martín Páez Gavira (Gavi) terkait dugaan perilaku tidak sportif.

Menurut Kode Disiplin FIFA, pelanggaran berupa perilaku tidak sportif berpotensi dikenai sanksi minimal satu pertandingan, sedangkan penyerangan minimal tiga pertandingan.

Selain insiden di final, FIFA juga membuka proses terhadap AFA terkait sejumlah dugaan pelanggaran di beberapa pertandingan sepanjang Piala Dunia 2026. Di antaranya mencakup dugaan nyanyian dan gestur diskriminatif dari pendukung, pelanggaran protokol, serta isu terkait spanduk yang dibawa pemain dalam salah satu laga.

FIFA menyatakan telah memberikan kesempatan kepada pihak-pihak yang bersangkutan untuk menyampaikan pembelaan. Keputusan Komite Disiplin FIFA akan dikeluarkan dalam waktu dekat setelah seluruh proses selesai.

Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) dilaporkan akan memberikan pembelaan penuh terhadap tuduhan yang dilayangkan. Sementara itu, perhatian publik tetap tertuju pada bagaimana FIFA menangani kasus ini, mengingat Argentina merupakan juara bertahan Piala Dunia 2022 dan salah satu tim paling berpengaruh di kancah internasional.

Proses disipliner ini menjadi sorotan karena terjadi di panggung terbesar sepak bola dunia. FIFA menekankan pentingnya menjaga fair play dan integritas kompetisi, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Hingga saat ini, belum ada keputusan final mengenai sanksi yang akan dijatuhkan. Semua pihak diminta menunggu hasil investigasi resmi dari Komite Disiplin FIFA.

Topik

Memuat tag...