Football

Momen Bersejarah di Uni Eropa: Bayi 3 Bulan Ikut Rapat Menteri, Bukti Politik yang Manusiawi

Devi Sry Atmaja 29 Juni 2026 5 penayangan

Luksemburg – Sebuah rapat Dewan Uni Eropa di Luksemburg yang biasanya kaku dan formal berubah menjadi lebih manusiawi. Menteri Iklim Swedia, Romina Pourmokhtari, membawa serta putranya yang baru berusia tiga bulan ke ruang rapat, menciptakan momen langka yang langsung menjadi perbincangan internasional.

Kehadiran sang bayi bukanlah sekadar pilihan pribadi, melainkan pernyataan politik yang kuat. Pourmokhtari ingin menunjukkan bahwa seorang perempuan di posisi tinggi pemerintahan tidak perlu meninggalkan peran sebagai ibu. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang bayi hadir dalam rapat tingkat menteri Uni Eropa.

Dengan tenang, Pourmokhtari menjalani pembahasan isu iklim sambil sesekali merawat putranya. Foto dan video yang beredar memperlihatkan sang menteri yang profesional sekaligus penuh kasih sayang sebagai ibu baru. Momen ini langsung menuai dukungan luas dari berbagai kalangan, terutama para perempuan yang selama ini menghadapi dilema antara karier dan keluarga.

Swedia memang dikenal sebagai negara yang paling mendukung orang tua melalui kebijakan cuti orang tua berbayar hingga 480 hari yang bisa dibagi antara ayah dan ibu. Namun, kehadiran bayi langsung di ruang rapat tingkat tinggi menjadi langkah lebih maju yang menantang norma-norma lama di dunia politik dan diplomasi yang selama ini cenderung kaku dan kurang akomodatif terhadap kebutuhan orang tua.

“Politik seharusnya mencerminkan kehidupan nyata. Saya ingin menunjukkan bahwa menjadi menteri dan menjadi ibu bisa dilakukan secara bersamaan,” tegas Pourmokhtari.

Langkah berani ini diharapkan dapat mendorong perubahan budaya di institusi Eropa dan dunia. Banyak yang berharap momen ini menjadi titik balik di mana kepemimpinan politik tidak lagi identik dengan pengorbanan peran sebagai orang tua, melainkan semakin inklusif dan manusiawi.

Di tengah berbagai isu global yang berat, kehadiran seorang bayi di ruang rapat justru membawa hembusan angin segar — mengingatkan bahwa di balik setiap kebijakan besar, ada manusia dengan kebutuhan dan kasih sayang yang nyata.

Topik

Memuat tag...