Berita International

Operasi Antikorupsi Irak Ungkap Harta Fantastis Anggota Parlemen: US$57 Juta Tunai dan 27 Kg Emas

Devi Sry Atmaja 02 Juli 2026 4 penayangan

Baghdad – Aparat antikorupsi Irak melakukan penggerebekan yang menghebohkan di kediaman anggota parlemen Hind al-Abbasi. Dalam razia yang digelar pada 30 Juni 2026, petugas menyita aset bernilai fantastis, termasuk uang tunai sebesar US$57 juta atau setara Rp927 miliar, serta 27 kilogram emas murni.

Temuan ini menjadi bagian dari operasi besar pemberantasan korupsi yang sedang digalakkan pemerintah Irak terhadap pejabat tinggi negara. Selain uang tunai dan emas batangan, aparat juga menemukan berbagai barang mewah lainnya, termasuk pakaian dalam berbahan emas yang dibuat secara khusus.

Penemuan barang-barang mewah yang tidak biasa ini langsung menjadi sorotan publik dan memicu perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet Irak yang geram melihat gaya hidup supermewah seorang pejabat di tengah kondisi ekonomi negara yang masih bergulat dengan berbagai tantangan. Detail temuan barang bukti tersebut di antaranya, uang tunai senilai US$57 juta (sekitar Rp927 miliar), emas murni: 27 kilogram, serta barang mewah lainnya seperti pakaian dalam berbahan emas custom-made

Seluruh barang bukti telah diamankan dan disita secara resmi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini terus bergulir dan menjadi perhatian serius masyarakat Irak yang menuntut transparansi dan keadilan dalam pemberantasan korupsi di kalangan elite politik.

Pemerintah Irak menyatakan bahwa operasi ini merupakan bagian dari komitmen serius memberantas praktik korupsi yang selama ini menjadi salah satu masalah utama di negara tersebut. Penggerebekan terhadap Hind al-Abbasi diharapkan menjadi sinyal kuat bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum, termasuk para anggota parlemen.

Kasus ini tidak hanya menjadi pembicaraan di dalam negeri, tetapi juga mendapat perhatian internasional sebagai salah satu operasi antikorupsi terbesar dalam beberapa waktu terakhir di Irak.

Topik

Memuat tag...