Nasional

Pemerintah Siapkan 13.000 Dapur SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis, Papua dan NTT Jadi Prioritas

Devi Sry Atmaja 02 Agustus 2026 2 penayangan

JAKARTA – Pemerintah mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyiapkan 13.000 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan beroperasi secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka stunting, terutama di wilayah yang masih memiliki prevalensi tinggi.

Dalam tahap awal pelaksanaannya, pemerintah menetapkan Papua Pegunungan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai daerah prioritas. Ketiga wilayah tersebut dipilih karena masih menghadapi tantangan besar dalam pemenuhan gizi masyarakat dan memiliki angka stunting yang relatif tinggi dibandingkan sejumlah daerah lainnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa pembangunan dan pembukaan dapur SPPG tidak akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Menurutnya, pemerintah menerapkan pendekatan bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta dukungan pemerintah daerah di masing-masing wilayah.

"Kami tidak membuka semuanya sekaligus. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kesiapan setiap daerah agar operasional dapur dapat berjalan optimal sejak hari pertama," ujar Zulkifli Hasan.

Pemerintah menargetkan seluruh dapur SPPG di wilayah prioritas dapat selesai dan mulai beroperasi dalam waktu sekitar satu bulan. Setelah itu, pembangunan dan pengoperasian dapur di daerah lain akan dilanjutkan secara bertahap dengan target penyelesaian dalam sekitar dua bulan berikutnya. Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah akan segera mengoperasikan dapur-dapur yang telah siap di wilayah prioritas. Pembukaan operasional dijadwalkan dilakukan setelah keputusan pemerintah yang ditargetkan terbit sebelum 5 Agustus 2026.

Menurut Budi, percepatan operasional SPPG menjadi langkah penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis dapat segera menjangkau kelompok sasaran, terutama anak-anak dan masyarakat di daerah dengan risiko stunting yang tinggi.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas asupan gizi masyarakat secara berkelanjutan sekaligus menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam memperbaiki kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.

Keberadaan 13.000 dapur SPPG nantinya akan menjadi tulang punggung distribusi makanan bergizi di berbagai daerah. Selain memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi, dapur-dapur tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pemanfaatan bahan baku dari petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha setempat.

Topik

Memuat tag...