26 Kru KM Prima Sentosa Berhasil Dievakuasi usai Kapal Terbakar di Perairan Bengkulu
Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Bengkulu bersama Tim SAR Gabungan berhasil menjalankan misi evakuasi. Seluruh 26 kru kapal kargo KM Prima Sentosa berhasil diselamatkan. Kapal tersebut mengalami kebakaran di perairan Bengkulu. Kejadian berlangsung pada Jumat (16/10/2026). Proses evakuasi berlangsung dramatis dan penuh tantangan. Tim penyelamat membutuhkan waktu kurang lebih dua jam untuk menyelesaikan operasi. Kondisi perairan menjadi kendala tersendiri bagi petugas. Keselamatan seluruh kru tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah.
Tim SAR tiba di lokasi kejadian pada dini hari. Mereka mencapai titik kebakaran sekitar pukul 02.00 WIB pada hari Sabtu. Sesampainya di lokasi, upaya evakuasi langsung digelar. Koordinasi antarpersonel berjalan cepat di tengah situasi darurat. Dalam proses penyelamatan, sebanyak 13 kru ditemukan berada di atas kapal lain. Kapal tersebut adalah Seroja XX yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian. Awak Seroja XX turut membantu proses penyelamatan. Kehadiran kapal tersebut mempermudah evakuasi sebagian korban.
Sementara itu, 13 kru lainnya ditemukan masih berada di sekitar KM Prima Sentosa. Mereka memilih bertahan di dekat kapal yang terbakar. Alasan utama adalah kekhawatiran terbawa arus jika menjauh dari lokasi. Keputusan tersebut diambil di tengah situasi yang mencekam. Dengan mengutamakan keselamatan seluruh korban, tim SAR melakukan evakuasi secara bertahap. Tidak ada yang ditinggalkan dalam operasi tersebut. Satu per satu kru berhasil diangkat ke kapal penyelamat. Proses yang memakan waktu dua jam tersebut berakhir dengan keberhasilan penuh.
Seluruh 26 kru KM Prima Sentosa dinyatakan selamat setelah evakuasi selesai. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Kondisi para kru kemudian diperiksa untuk memastikan tidak ada yang membutuhkan penanganan medis darurat. Rasa lega terasa di antara petugas dan korban. Setelah berhasil dievakuasi, seluruh kru dibawa menuju daratan. Tujuan mereka adalah Dermaga Pelabuhan Pulau Baai di Bengkulu. Di lokasi tersebut, penanganan lebih lanjut akan diberikan. Proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan menjadi tahap berikutnya.
Kebakaran di kapal kargo KM Prima Sentosa menjadi ujian bagi Tim SAR Gabungan. Operasi di perairan terbuka pada dini hari memiliki tingkat kesulitan tinggi. Namun, koordinasi yang baik dan bantuan kapal Seroja XX membantu kelancaran evakuasi. Keberhasilan menyelamatkan 26 orang menjadi pencapaian penting. Basarnas Bengkulu sebagai leading sector menunjukkan kesiapsiagaan. Kedatangan tim pada pukul 02.00 WIB memungkinkan respons cepat. Evakuasi bertahap dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi arus dan keamanan. Seluruh kru yang bertahan di sekitar kapal maupun yang sudah di Seroja XX berhasil diamankan.
Keputusan 13 kru untuk tetap berada di dekat KM Prima Sentosa dinilai sebagai langkah berhati-hati. Kekhawatiran terbawa arus menjadi pertimbangan rasional di tengah laut. Tim SAR memahami situasi tersebut dan menyesuaikan strategi evakuasi. Pendekatan yang hati-hati meminimalkan risiko tambahan. Kapal Seroja XX yang kebetulan melintas memberikan kontribusi signifikan. Tiga belas kru yang sudah berada di atas kapal tersebut mempermudah proses awal. Kerja sama antar kapal di lokasi kejadian memperkuat operasi SAR. Sinergi tersebut mempercepat penyelesaian misi penyelamatan.
Dengan seluruh kru yang selamat dan dibawa ke Pelabuhan Pulau Baai, tahap darurat di laut selesai. Penanganan di darat mencakup pemeriksaan kesehatan, pendataan, dan koordinasi dengan pemilik kapal. Basarnas dan Tim SAR Gabungan memastikan tidak ada yang terlewat. Laporan lengkap akan disusun untuk evaluasi operasi. Kejadian kebakaran KM Prima Sentosa di perairan Bengkulu menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan di laut. Respons cepat Basarnas dan dukungan kapal yang melintas menjadi faktor penentu keberhasilan. Dua jam operasi dramatis berakhir dengan 26 nyawa yang terselamatkan. Penghormatan layak diberikan kepada seluruh personel yang terlibat.