Berawal dari Kios Kecil, Fitriani Sukses Kembangkan Usaha Sembako Berkat KUR BRI
Berawal dari sebuah kios kecil di Pasar Gerning, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Fitriani berhasil mengembangkan usahanya menjadi toko grosir sembako yang melayani kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha kecil di sekitarnya. Perjalanan tersebut menjadi gambaran bagaimana akses pembiayaan dapat membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Sejak 2016, Fitriani memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI untuk mengembangkan usahanya secara bertahap. Pembiayaan yang diterimanya dimulai dari Rp25 juta, kemudian meningkat menjadi Rp35 juta hingga mencapai Rp100 juta. Dana tersebut digunakan untuk menambah persediaan barang dan meningkatkan kemampuan usaha dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.
Penambahan modal menjadi salah satu langkah penting bagi Fitriani untuk memperluas skala bisnisnya. Dengan stok barang yang semakin memadai, usahanya dapat melayani lebih banyak pelanggan, termasuk pemilik warung dan toko kecil di desa-desa sekitar Pasar Gerning.
Perkembangan dari kios kecil menjadi toko grosir menunjukkan upaya Fitriani dalam memanfaatkan peluang usaha di lingkungannya. Kebutuhan sembako yang menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat turut membuka ruang bagi usahanya untuk berkembang dan memperluas jangkauan pelayanan.
Dampak pertumbuhan bisnis tersebut tidak hanya dirasakan oleh Fitriani dan keluarganya. Usaha yang semakin berkembang juga membuka lapangan kerja bagi warga setempat. Dengan demikian, kegiatan perdagangan yang dijalankannya ikut mendukung perputaran ekonomi lokal, mulai dari pemenuhan kebutuhan rumah tangga hingga pasokan barang bagi pelaku usaha kecil.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa akses pembiayaan bagi pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan keluarga. Pembiayaan tersebut juga diharapkan dapat mendorong terciptanya kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar tempat usaha.
Kisah Fitriani memperlihatkan bahwa pengembangan usaha dapat berlangsung melalui proses bertahap, mulai dari memperkuat modal, menambah stok, hingga memperluas pelayanan kepada pelanggan. Dukungan pembiayaan seperti KUR menjadi salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis sesuai kebutuhan dan kemampuan usahanya.
Bagi perekonomian daerah, tumbuhnya usaha kecil dan menengah memiliki arti penting karena dapat memperkuat aktivitas perdagangan sekaligus menciptakan peluang pendapatan bagi masyarakat. Perjalanan Fitriani dari kios kecil menjadi toko grosir sembako di Pesawaran menjadi contoh bagaimana usaha lokal dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas ketika didukung pengelolaan usaha serta akses permodalan yang memadai.