Nasional

Debit Air Danau Kawah Putih Ciwidey Menyusut 40 Persen akibat Kemarau, Wisatawan Tetap Ramai

Fazlur Rahman 26 Oktober 2026 2 penayangan

Danau Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami penyusutan debit air hingga sekitar 40 persen akibat kemarau panjang. Kondisi tersebut menyebabkan permukaan danau menurun dan sejumlah bagian tepi yang sebelumnya tertutup air kini mengering hingga memunculkan daratan. Meski demikian, perubahan kondisi alam tersebut belum berdampak signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan.

Pengelola Kawah Putih, Budi Kawal, mengatakan penyusutan air danau dipengaruhi kondisi cuaca selama musim kemarau. Berkurangnya volume air membuat garis tepi danau mengalami perubahan, sehingga sebagian area yang biasanya terendam kini terlihat sebagai daratan.

Menurut Budi, kondisi tersebut masih berkaitan dengan perubahan cuaca dan berpotensi membaik ketika musim hujan tiba. Peningkatan curah hujan diharapkan dapat membantu menambah volume air danau, meskipun besarnya perubahan akan bergantung pada kondisi cuaca dan ketersediaan air di kawasan tersebut.

Penyusutan debit air hingga 40 persen menjadi perubahan yang cukup terlihat di salah satu destinasi wisata alam andalan Kabupaten Bandung itu. Kawah Putih dikenal dengan danau kawah berwarna khas yang dikelilingi lanskap pegunungan. Perubahan permukaan air membuat tampilan tepian danau tidak sepenuhnya sama seperti saat volume air berada pada kondisi normal.

Fenomena tersebut juga memperlihatkan bagaimana kondisi cuaca dapat memengaruhi kawasan wisata alam. Kemarau berkepanjangan berpotensi mengurangi ketersediaan air di sejumlah wilayah, termasuk danau yang menjadi bagian penting dari daya tarik wisata. Namun, penyebab dan besarnya perubahan volume air di suatu kawasan tetap perlu dilihat berdasarkan kondisi setempat.

Di tengah perubahan tersebut, minat wisatawan untuk berkunjung ke Kawah Putih sejauh ini masih terjaga. Pengelola mencatat jumlah pengunjung pada hari biasa berada di kisaran 600 orang. Sementara itu, saat akhir pekan, kunjungan dapat mencapai lebih dari 1.500 orang.

Angka tersebut menunjukkan bahwa penyusutan permukaan air belum diikuti penurunan jumlah pengunjung berdasarkan catatan pengelola. Kawah Putih tetap menjadi tujuan wisata bagi masyarakat yang ingin menikmati panorama alam Ciwidey, baik pada hari kerja maupun saat libur akhir pekan.

Meski demikian, kondisi danau tetap perlu dipantau untuk mengetahui perkembangan volume air seiring perubahan musim. Pengelola juga perlu memastikan kawasan wisata tetap aman dan nyaman bagi pengunjung, terutama di bagian tepi yang mengalami pengeringan dan memunculkan daratan baru.

Wisatawan yang berencana berkunjung dapat tetap menikmati panorama Kawah Putih dengan mengikuti arahan petugas dan mematuhi ketentuan di kawasan wisata. Pengunjung sebaiknya tidak menganggap bagian tepi yang mengering sebagai area yang otomatis aman untuk dipijak atau didekati, karena kondisi permukaan tanah dan lingkungan sekitar danau perlu diperhatikan.

Pengelola memperkirakan volume air berpotensi kembali meningkat saat musim hujan datang. Perubahan kondisi Kawah Putih dalam beberapa waktu ke depan akan bergantung pada perkembangan cuaca, sementara aktivitas wisata sejauh ini masih berlangsung dengan jumlah kunjungan yang relatif stabil.

Topik

Memuat tag...