Nasional

Prabowo Sambangi Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Fazlur Rahman 30 September 2026 2 penayangan

Presiden Prabowo Subianto mendatangi kediaman Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jakarta, Senin (28/9/2026) malam. Kedatangan Prabowo dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung atas wafatnya Guruh Soekarnoputra, adik Megawati yang meninggal dunia pada Sabtu (26/9) dalam usia 73 tahun.

Kehadiran Prabowo berlangsung dalam suasana duka. Presiden menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus penghormatan kepada keluarga besar Guruh Soekarnoputra yang tengah kehilangan salah satu anggota keluarganya. Sekretariat Negara menyebut kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan Prabowo kepada almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo datang bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sementara Megawati didampingi sejumlah anggota keluarga dan jajaran PDI Perjuangan, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah.

Pertemuan Prabowo dan Megawati berlangsung secara tertutup. Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pertemuan tersebut tidak membahas persoalan politik. Menurut dia, pertemuan berlangsung dalam konteks takziah, dengan Prabowo menyampaikan duka cita dan penghormatan kepada keluarga Guruh.

Keterangan mengenai tidak adanya pembahasan politik dalam pertemuan tersebut juga disampaikan Said kepada wartawan setelah kunjungan berlangsung. Ia menegaskan bahwa pertemuan kedua tokoh itu berada dalam suasana berkabung menyusul meninggalnya Guruh Soekarnoputra.

Guruh Soekarnoputra merupakan putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati sekaligus adik Megawati. Ia meninggal dunia pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 04.16 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, dalam usia 73 tahun. Jenazah Guruh kemudian dimakamkan di TPU Bivak Karet, Jakarta, pada hari yang sama.

Semasa hidupnya, Guruh dikenal sebagai seniman, koreografer, musisi, sekaligus politikus. Ia mendirikan sejumlah kelompok kesenian, termasuk Swara Mahardhika dan GSP Production. Guruh juga dikenal melalui kiprahnya dalam musik bersama kelompok Guruh Gipsy yang pernah melibatkan sejumlah musisi besar, seperti Chrisye, Keenan Nasution, dan Abadi Soesman.

Selain berkarya di bidang seni dan kebudayaan, Guruh juga pernah menjalani karier politik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI. Ia tercatat bergabung dengan PDI Perjuangan sejak 1982 dan menjadi salah satu tokoh yang memiliki perjalanan panjang di partai tersebut.

Kunjungan Prabowo ke kediaman Megawati terjadi pada hari ketiga setelah wafatnya Guruh. Pada malam yang sama, Megawati bersama keluarga besar Bung Karno juga menghadiri tahlilan untuk mendoakan almarhum di kediamannya di Jalan Sriwijaya, Jakarta. Acara tersebut diikuti keluarga, kerabat, sahabat, seniman, serta sekitar 250 anak yatim.

Dalam suasana tersebut, pertemuan Prabowo dan Megawati menjadi bagian dari rangkaian penghormatan terhadap Guruh Soekarnoputra. Presiden menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan menghadapi kehilangan.

Kunjungan itu juga memperlihatkan bahwa pertemuan kedua tokoh berlangsung dalam konteks takziah atas wafatnya Guruh. Puan Maharani kemudian menggambarkan suasana pertemuan Prabowo dan Megawati sebagai hubungan kekeluargaan, seraya menekankan bahwa kunjungan Presiden tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa karena Prabowo tidak dapat hadir saat pemakaman Guruh.

Topik

Memuat tag...