Presiden Prabowo Rencanakan Lomba Kota Terbersih Berhadiah Puluhan Miliar, Menkeu Pastikan APBN Siap Dukung
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto berencana menggelar sayembara atau lomba kota terbersih dengan hadiah mencapai puluhan miliar rupiah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan sumber dana untuk hadiah tersebut akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Purbaya menegaskan bahwa APBN akan selalu selaras dengan kebijakan yang digariskan Presiden. “APBN pasti akan mendukung kebijakan Pak Presiden,” ujarnya usai menghadiri Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di BSD City, Banten, Selasa (4/8/2026).
Meskipun memastikan kesiapan APBN, Purbaya mengakui bahwa detail teknis mengenai sayembara tersebut belum sepenuhnya ia ketahui. “Untuk detailnya masih kami akan tunggu seperti apa sih sayembaranya, detailnya seperti apa. Saya belum dapat,” katanya.
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya nanti, Kementerian Sekretariat Negara bersama kementerian terkait akan menyampaikan rincian lengkap mengenai mekanisme sayembara tersebut. Adapun pelaksanaan lomba kota terbersih ini nantinya akan berada di bawah koordinasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Rencana ini sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara akad massal KPR subsidi di Batang, Jawa Tengah. Presiden mengusulkan agar lima kota terbersih masing-masing mendapatkan insentif sebesar Rp20 miliar, sementara lima kota berikutnya memperoleh Rp10 miliar. Menurut Presiden, pemberian insentif dalam bentuk uang jauh lebih bermanfaat dibandingkan sekadar piala, karena dana tersebut dapat digunakan daerah untuk pengadaan sarana pendukung kebersihan seperti truk sampah dan ekskavator.
Langkah ini sejalan dengan target pemerintah untuk menyelesaikan masalah sampah di Indonesia paling lambat akhir 2027, sehingga tidak ada lagi gunung sampah di berbagai daerah. Dengan adanya kompetisi berhadiah besar ini, diharapkan pemerintah daerah semakin termotivasi untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

