Nasional

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah, Jokowi Keberatan Dicecar Detail Kuliah di UGM

Fazlur Rahman 05 November 2026 4 penayangan

Sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026), diwarnai sejumlah momen menarik. Salah satunya ketika Roy Suryo terlihat tertawa saat Jokowi menunjukkan ijazah sarjana miliknya di hadapan majelis hakim.

Momen tersebut menjadi perhatian dalam persidangan yang kembali menyita perhatian publik. Penampilan langsung ijazah Jokowi di ruang sidang berlangsung di tengah pemeriksaan yang membahas berbagai aspek terkait riwayat pendidikan mantan presiden tersebut di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Selain menunjukkan ijazah, Jokowi juga mendapat serangkaian pertanyaan dari penasihat hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangaji. Pertanyaan yang diajukan tidak hanya menyangkut dokumen kelulusan, tetapi juga menggali secara terperinci proses perkuliahan Jokowi sejak awal menempuh pendidikan di UGM.

Abdul Gafur menanyakan sejumlah hal, mulai dari dokumen yang digunakan saat pendaftaran, pembayaran uang kuliah, hingga lokasi pelaksanaan ujian masuk perguruan tinggi. Pertanyaan kemudian berlanjut pada proses peralihan dari jenjang sarjana muda ke program sarjana (S1), termasuk mata kuliah yang menjadi favorit Jokowi selama menjalani perkuliahan.

Rentetan pertanyaan tersebut membuat Jokowi menyampaikan keberatan kepada majelis hakim. Ia menilai pemeriksaan yang dilakukan penasihat hukum Roy Suryo sudah terlalu jauh masuk ke detail aktivitas perkuliahannya puluhan tahun silam.

Jokowi bahkan mengaku merasa seperti sedang menjalani ujian sebagai mahasiswa baru. Menurutnya, sejumlah pertanyaan yang diajukan terlalu terperinci, sementara peristiwa yang diminta untuk diingat kembali sudah berlangsung sekitar 45 tahun lalu.

“Saya keberatan, Yang Mulia, karena terlalu detail dan kayak ngetes mahasiswa baru aja,” ujar Jokowi dalam persidangan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung di hadapan majelis hakim sebagai respons atas pertanyaan Abdul Gafur yang terus menggali detail perjalanan akademiknya. Jokowi beberapa kali mengingatkan bahwa rentang waktu yang sudah berlalu cukup panjang sehingga tidak semua detail kegiatan perkuliahan masih mudah diingat.

Di sisi lain, penasihat hukum Roy Suryo tampak berupaya menggali keterangan secara mendalam mengenai proses pendidikan Jokowi di UGM. Pertanyaan mengenai administrasi pendaftaran, pembayaran kuliah, ujian masuk, hingga mata kuliah menjadi bagian dari pemeriksaan untuk menguji keterangan yang disampaikan dalam persidangan.

Sementara itu, momen Roy Suryo tertawa ketika Jokowi memperlihatkan ijazahnya menambah perhatian terhadap jalannya sidang. Namun, tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai alasan Roy tertawa maupun makna dari reaksinya tersebut.

Persidangan ini merupakan bagian dari proses hukum atas perkara dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan tudingan ijazah palsu Jokowi. Berbagai pertanyaan, jawaban, serta dokumen yang ditampilkan di ruang sidang menjadi bagian dari proses pembuktian yang nantinya dinilai oleh majelis hakim.

Rangkaian pemeriksaan tersebut memperlihatkan bahwa polemik ijazah Jokowi tidak hanya berkutat pada dokumen kelulusan, tetapi juga menyentuh riwayat pendidikan dan proses akademiknya di UGM. Seluruh keterangan yang muncul dalam persidangan akan menjadi bahan pertimbangan hakim dalam menilai perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Topik

Memuat tag...