Nasional

Sofyan Rachman Efendi-Bintang Akbar Raih Perak Asian Games 2026, Qatar Rebut Emas

Fazlur Rahman 04 Oktober 2026 3 penayangan

Pasangan voli pantai putra Indonesia, Sofyan Rachman Efendi dan Bintang Akbar, berhasil mempersembahkan medali perak bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka harus puas berdiri di podium kedua setelah kalah dari pasangan Qatar, Cherif Samba/Ahmed Janko, dalam pertandingan final yang berlangsung di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Sabtu (3/10/2026).

Sofyan/Bintang mengawali pertandingan dengan penampilan meyakinkan. Mereka mampu mengimbangi permainan pasangan Qatar dalam duel yang berlangsung ketat sejak awal. Kejar-mengejar angka terus terjadi hingga kedudukan mencapai 18-18.

Dalam situasi krusial tersebut, pasangan Indonesia mampu menunjukkan ketenangan. Sebuah blok dari Bintang membawa Indonesia berbalik unggul 19-18. Qatar kemudian menyamakan kedudukan menjadi 19-19, tetapi Sofyan/Bintang mampu menjaga konsentrasi hingga mengamankan set pertama dengan skor 21-19.

Memasuki set kedua, momentum pertandingan mulai berubah. Samba/Janko tampil lebih agresif dan mampu mengambil kendali permainan. Sofyan/Bintang beberapa kali mencoba mengejar ketertinggalan, tetapi tekanan dari pasangan Qatar membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan seperti pada set pertama.

Qatar akhirnya berhasil merebut set kedua dengan skor 21-16. Hasil tersebut membuat kedudukan imbang 1-1 dan pertandingan harus ditentukan melalui set ketiga atau set penentuan.

Pada set terakhir, pasangan Qatar kembali tampil dominan. Sofyan/Bintang tertinggal sejak awal dengan skor 2-6. Upaya untuk memperkecil jarak terus dilakukan, tetapi Samba/Janko mampu mempertahankan keunggulan dan menjaga tekanan terhadap wakil Indonesia.

Situasi semakin sulit bagi Indonesia setelah Bintang mengalami cedera pada bagian pergelangan kaki. Ia sempat mendapatkan perawatan dan pemasangan taping

Samba/Janko akhirnya menutup set ketiga dengan kemenangan 15-8. Qatar pun memastikan kemenangan 2-1 sekaligus merebut medali emas, sementara Sofyan/Bintang harus menerima medali perak setelah melalui pertandingan final selama tiga set.

Bagi Sofyan dan Bintang, medali tersebut menjadi pencapaian penting dalam perjalanan mereka di Asian Games 2026. Sebelum mencapai partai puncak, pasangan Indonesia tampil konsisten dan belum kehilangan satu set pun sejak fase grup hingga semifinal.

Pada fase grup, Sofyan/Bintang mencatat tiga kemenangan. Mereka mengalahkan pasangan Vietnam Nguyen Lam Toi/Tran Van Viet 21-18, 21-15, kemudian menundukkan Mongolia 21-8, 21-6, serta mengatasi pasangan Filipina James Buytrago/Ronniel Rosales 21-11, 21-13.

Langkah mereka berlanjut ke babak 16 besar dengan kemenangan atas pasangan Oman Hood Al Jalaboubi/Mazin Al Hashimi. Sofyan/Bintang harus bekerja keras sebelum menang 22-20, 21-18.

Di perempat final, pasangan Indonesia kembali menunjukkan kualitasnya dengan mengalahkan wakil China Song Jinyang/Wang Yanwei dengan skor 21-19, 21-18. Hasil tersebut mengantarkan mereka ke semifinal untuk menghadapi pasangan tuan rumah Jepang Kota Kurosawa/Taito Mizumachi.

Menghadapi Jepang, Sofyan/Bintang kembali tampil solid. Mereka menang dua set langsung 21-19, 21-18 dan memastikan tiket ke final. Kemenangan tersebut sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk meraih medali emas pertama sepanjang sejarah keikutsertaan voli pantai di Asian Games.

Peluang itu kemudian harus berakhir di tangan pasangan Qatar. Meski demikian, medali perak yang diraih Sofyan/Bintang tetap menjadi catatan penting karena mereka berhasil menyamai pencapaian terbaik voli pantai putra Indonesia di Asian Games.

Sebelum Aichi-Nagoya 2026, Indonesia telah tiga kali meraih medali perak dari nomor voli pantai putra. Medali tersebut masing-masing diraih Ade Candra Rahmawan/Muhammad Ashfiya pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018, Agus Salim/Koko Prasetyo Darkuncoro pada Asian Games Busan 2002, serta Agus Salim/Irilkhun Sofana pada Asian Games Bangkok 1998.

Sementara itu, pasangan Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko datang ke final dengan pengalaman besar di pentas internasional. Sebelum menghadapi Indonesia, mereka menyingkirkan pasangan Thailand Poravid Taovato/Pithak Tipjan di semifinal dengan kemenangan dua set langsung, 23-21, 21-12.

Final di Hekinan Ryokuchi Beach Court akhirnya menjadi pertarungan antara pasangan Indonesia yang sedang mengejar sejarah dan pasangan Qatar yang mampu menjaga konsistensi hingga pertandingan terakhir. Sofyan/Bintang sempat mengambil langkah awal dengan memenangkan set pertama, tetapi Qatar berhasil membalikkan keadaan pada dua set berikutnya.

Medali perak pun menjadi hasil akhir perjuangan Sofyan Rachman Efendi dan Bintang Akbar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Meski emas belum berhasil dibawa pulang, keduanya tetap mencatatkan prestasi penting dengan membawa Indonesia kembali ke podium voli pantai putra pada pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

Topik

Memuat tag...