Nasional

Truk Molen Tabrak Kerumunan di Halte Bekasi, Enam Orang Tewas

Fazlur Rahman 02 November 2026 2 penayangan

Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026). Sebuah truk molen bermuatan adonan semen dilaporkan hilang kendali saat melintasi jalan menurun di jembatan depan kampus Bina Sarana Informatika (BSI), hingga menabrak kerumunan orang yang sedang menunggu bus di halte.

Akibat insiden tersebut, enam orang dilaporkan meninggal dunia. Selain korban tewas, sejumlah orang lainnya juga menjadi korban setelah tertabrak truk yang melaju tidak terkendali. Berdasarkan keterangan kepolisian, total terdapat 12 orang yang tertabrak dalam peristiwa nahas tersebut.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, mengatakan para korban saat kejadian sedang berada di halte untuk menunggu bus. Truk yang kehilangan kendali kemudian menghantam lokasi tersebut dan menyebabkan sejumlah orang menjadi korban.

"Korban saat kejadian memang sedang menunggu bus di halte. Enam orang meninggal dunia di lokasi kejadian," ujar Rojali.

Berdasarkan keterangan awal pengemudi dan sejumlah saksi, truk diduga mulai tidak terkendali ketika melintasi jalan menurun di jembatan depan kampus BSI. Kondisi jalan tersebut membuat kendaraan bermuatan adonan semen itu melaju tanpa dapat dikendalikan sebagaimana mestinya.

Pengemudi disebut sempat berupaya menghentikan laju truk dengan menabrakkannya ke tembok gerbang kampus BSI. Upaya tersebut diduga dilakukan untuk menghindari dampak yang lebih besar apabila kendaraan terus melaju ke arah depan. Namun, usaha itu tidak berhasil menghentikan truk.

Kendaraan berat tersebut tetap melaju hingga akhirnya menghantam 12 orang yang berada di halte Jalan Cut Mutia. Benturan keras menyebabkan enam orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara korban lainnya harus mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi di area halte yang tengah digunakan masyarakat untuk menunggu transportasi umum. Lokasi kejadian yang berada di jalur menurun juga menjadi salah satu aspek yang perlu didalami untuk mengetahui bagaimana truk dapat kehilangan kendali hingga menabrak kerumunan.

Kepolisian masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengemudi, saksi, kondisi kendaraan, serta situasi jalan di sekitar lokasi. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk apakah terdapat faktor teknis pada kendaraan, kondisi pengereman, maupun faktor lain yang berkontribusi terhadap insiden.

Tragedi ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan kendaraan berat saat melintasi jalur menurun, terutama di kawasan yang berdekatan dengan fasilitas umum dan aktivitas masyarakat. Penyelidikan kepolisian diharapkan dapat mengungkap secara menyeluruh penyebab kecelakaan serta memastikan penanganan terhadap seluruh korban.

Topik

Memuat tag...