Nasional

Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Sulteng, Dua Diamankan di Parigi Moutong

Fazlur Rahman 05 Oktober 2026 3 penayangan

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme di wilayah Sulawesi Tengah. Penangkapan dilakukan di dua kabupaten berbeda, yakni Parigi Moutong dan Poso, pada Jumat (2/10/2026).

Dua terduga diamankan di Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong. Sementara satu orang lainnya ditangkap di wilayah Kabupaten Poso. Ketiganya kini berada dalam penanganan Densus 88 untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Achmad Muhaimin membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurut dia, operasi dilakukan pada Jumat dan menyasar tiga orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan terorisme.

"Ya benar, pada Jumat (2/10/2026) kemarin ada penangkapan terhadap tiga terduga teroris di dua tempat berbeda," kata Achmad dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).

Dalam perkembangan terbaru, dua orang yang ditangkap di Parigi Moutong diketahui berinisial A dan CG, sedangkan satu orang yang diamankan di Poso berinisial S. Polda Sulawesi Tengah menyatakan proses pendalaman masih berlangsung untuk mengetahui dugaan keterlibatan serta afiliasi jaringan masing-masing terduga.

Penangkapan di Desa Tomoli Utara sebelumnya juga dibenarkan oleh Sekretaris Desa Tomoli Utara, Muhlis. Ia mengatakan dua orang yang diamankan aparat tersebut telah menetap di wilayah desa sejak 2015, meski belum melaporkan perpindahan domisili secara resmi kepada pemerintah desa.

Menurut keterangan Muhlis, keduanya sehari-hari bekerja sebagai petani kakao. Di lingkungan tempat tinggalnya, keduanya disebut cenderung tertutup dan tidak banyak berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Meski demikian, informasi mengenai latar belakang, peran, maupun dugaan keterkaitan ketiga orang tersebut dengan jaringan terorisme tertentu belum diungkap secara rinci oleh aparat. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan posisi masing-masing dalam perkara tersebut.

Densus 88 juga belum menyampaikan secara terbuka jaringan tertentu yang diduga menjadi afiliasi ketiga terduga. Karena itu, status mereka saat ini tetap harus dipahami sebagai terduga dan seluruh dugaan keterlibatan masih menunggu hasil pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.

Operasi tersebut menjadi bagian dari upaya aparat keamanan melakukan penindakan terhadap dugaan aktivitas jaringan terorisme di Sulawesi Tengah. Wilayah ini sebelumnya juga menjadi salah satu daerah yang menjadi perhatian aparat dalam penanganan perkara terorisme.

Polda Sulawesi Tengah meminta masyarakat tidak panik dan tetap menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang dianggap mencurigakan.

Achmad mengajak masyarakat menjadi mitra aparat dalam menjaga keamanan dengan memberikan informasi yang dapat membantu proses pencegahan dan penanganan tindak pidana terorisme.

Hingga kini, Densus 88 masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga orang tersebut. Hasil pendalaman nantinya akan menentukan dugaan peran, jaringan, serta kemungkinan keterlibatan mereka dalam aktivitas terorisme.

Kepolisian menegaskan proses tersebut masih berjalan sehingga informasi mengenai perkara ini akan berkembang sesuai hasil penyelidikan. Masyarakat pun diharapkan mengandalkan keterangan resmi aparat dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait identitas maupun keterlibatan para terduga.

Topik

Memuat tag...